Senin, 18 April 2011

Renungan Harian 18 April 2011

Renungan Harian 18 April 2011
17 April 2011 17:28

Senin, 18 April 2011

Bacaan:

Yes. 42:1-7;
Mzm. 27:1,2,3,13-14;
Yoh. 12:1-11
Renungan:

Mengapa Yesus sangat menghargai perbuatan Maria? Bukan karena kakinya diminyaki dengan minyak narwastu yang mahal harganya, tetapi kasih dan ketulusan Maria yang begitu besar pada-Nya.

Tanpa sadar kita sering berpandangan seperti Yudas Iskariot, selalu memandang tindakan seseorang dari ‘keuntungan' yang bakal kita dapatkan. Jika tindakan seseorang itu membawa nilai keuntungan pada kita, kita bilang ‘dia bertindak benar'. Tapi bila tidak kita bilang ‘dia bertindak salah'. Kita sama sekali tidak menjadikan seseorang yang bertindak itu, sebagai subyek dan pribadi yang utuh, melainkan hanya sebagai obyek yang ‘semestinya' selalu membawa ‘keuntungan bagi kita.

Belajar dari Firman Tuhan hari ini, marilah kita melatih diri untuk selalu bersikap tulus dan penuh kasih pada semua orang, belajar untuk selalu menempatkan orang pada ‘posisi'nya sebagai pribadi yang penuh dan utuh dan menghargai setiap pilihan sikap atau keputusannya.

Kita hendaknya tidak selalu menilai sesama dari sudut pandang, keinginan, atau kebutuhan kita. Mari kita bertumbuh dalam penghargaan yang sejati.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2011, Yayasan Pustaka Nusatama)

Tidak ada komentar: